Empat hari terjebak di bawah reruntuhan, seorang nenek akhirnya ditemukan selamat.
Dipublikasikan pada 22 Agustus 2026 • Kode Arsip Dokumentasi: DcVmF9rkcqk • ♥ 69 Likes
Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan
Empat hari terjebak di bawah reruntuhan, seorang nenek akhirnya ditemukan selamat.
Nenek Pobi, 84 tahun, berhasil diselamatkan setelah terjebak selama empat hari akibat gempa di Desa Nitunglea, Sikka, NTT. Ia tinggal seorang diri di lokasi yang jauh dari permukiman.
Selama empat hari, Nenek Pobi hanya bertahan dengan minum air, hingga tubuhnya ditemukan dalam kondisi sangat lemah. Kini, ia telah dievakuasi dan mendapat perawatan di puskesmas yang berjarak sekitar 5 kilometer dari rumahnya.
Di tengah bencana, keselamatan satu nyawa adalah harapan besar. Semoga Nenek Pobi segera pulih dan saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT terus mendapat pertolongan.
Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dimanapun mereka berada dengan berdonasi melalui:
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (DcVmF9rkcqk) Buka / Tutup
Nenek Pobi, 84 tahun, berhasil diselamatkan setelah terjebak selama empat hari akibat gempa di Desa Nitunglea, Sikka, NTT. Ia tinggal seorang diri di lokasi yang jauh dari permukiman.
Selama empat hari, Nenek Pobi hanya bertahan dengan minum air, hingga tubuhnya ditemukan dalam kondisi sangat lemah. Kini, ia telah dievakuasi dan mendapat perawatan di puskesmas yang berjarak sekitar 5 kilometer dari rumahnya.
Di tengah bencana, keselamatan satu nyawa adalah harapan besar. Semoga Nenek Pobi segera pulih dan saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT terus mendapat pertolongan.
--
Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dimanapun mereka berada dengan berdonasi melalui:
✅ BSI : 7555552698
✅ Muamalat 1010137934
📌 A.n. Yayasan Amal Produktif Indonesia (termasuk operasional Nazhir)
📞 Konfirmasi Donasi:
• 0822-9597-5445 (Admin Rangga)
#amalproduktif #indonesia #NTT #Gempa #GempaNTT
Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami
Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.


