Anak yatim Sudan di pengungsian mengalami kelaparan
Dipublikasikan pada 3 Mei 2026 β’ Kode Arsip Dokumentasi: DX2_IPAydCK β’ β₯ 174 Likes
Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan
Anak yatim Sudan di pengungsian mengalami kelaparan π’π
Tubuh kecil mereka lemah dan mata mereka seolah berbicara tentang rasa lapar yang tak tertahankan.
Mereka bertahan dalam kekurangan yang sangat parah. Tanpa orang tua, tanpa kepastian, mereka hanya bisa berharap ada tangan-tangan kebaikan yang datang menolong.
Sahabat, jangan sampai kita menutup mata. Jangan sampai kita dimintai pertanggungjawaban atas mereka kelak.
Mari hadirkan kepedulian kita, karena bagi mereka, bantuan kecil bisa menjadi penyelamat hidup.
Menjelang Idul Adha 1447 H, kami juga membuka program sedekah daging agar kebahagiaan bisa dirasakan oleh mereka.
Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dimanapun mereka berada dengan berdonasi melalui:
π Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (DX2_IPAydCK) Buka / Tutup
Tubuh kecil mereka lemah dan mata mereka seolah berbicara tentang rasa lapar yang tak tertahankan.
Mereka bertahan dalam kekurangan yang sangat parah. Tanpa orang tua, tanpa kepastian, mereka hanya bisa berharap ada tangan-tangan kebaikan yang datang menolong.
Sahabat, jangan sampai kita menutup mata. Jangan sampai kita dimintai pertanggungjawaban atas mereka kelak.
Mari hadirkan kepedulian kita, karena bagi mereka, bantuan kecil bisa menjadi penyelamat hidup.
--
Menjelang Idul Adha 1447 H, kami juga membuka program sedekah daging agar kebahagiaan bisa dirasakan oleh mereka.
Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dimanapun mereka berada dengan berdonasi melalui:
β BSI : 7555552698
β Muamalat 1010137934
π A.n. Yayasan Amal Produktif Indonesia (termasuk operasional Nazhir)
π Konfirmasi Donasi:
β’β β 0822-9597-5445Β (AdminΒ Rangga)
#amalproduktif #yatim #sudan #lapar #anak #help
Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami
Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.


