Ritaj Rayhan, bocah 9 tahun, sedang menjalani hari seperti anak-anak lainnya belajar di sekolah di...
Dipublikasikan pada 12 April 2026 • Kode Arsip Dokumentasi: DXCF-dvkvOd • ♥ 29.280 Likes
Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan
Ritaj Rayhan, bocah 9 tahun, sedang menjalani hari seperti anak-anak lainnya belajar di sekolah di Gaza Utara, sekitar dua kilometer dari area yang dikenal sebagai “Yellow line.” Namun, di tempat yang seharusnya aman untuk menimba ilmu, tragedi justru terjadi. 💔
Ia ditembak sebanyak tiga kali saat berada di dalam sekolah, dan meninggal seketika. Sebuah kehilangan yang begitu dalam, bukan hanya bagi keluarganya, tetapi juga bagi masa depan yang seharusnya ia jalani.
Kisah Ritaj menjadi pengingat bahwa di tengah konflik, anak-anak yang tak bersalah masih harus membayar harga yang sangat mahal. Semoga ia mendapatkan tempat terbaik, dan semoga dunia tidak lagi menutup mata atas penderitaan yang terus terjadi.
Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dimanapun mereka berada dengan berdonasi melalui:
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (DXCF-dvkvOd) Buka / Tutup
Ia ditembak sebanyak tiga kali saat berada di dalam sekolah, dan meninggal seketika. Sebuah kehilangan yang begitu dalam, bukan hanya bagi keluarganya, tetapi juga bagi masa depan yang seharusnya ia jalani.
Kisah Ritaj menjadi pengingat bahwa di tengah konflik, anak-anak yang tak bersalah masih harus membayar harga yang sangat mahal. Semoga ia mendapatkan tempat terbaik, dan semoga dunia tidak lagi menutup mata atas penderitaan yang terus terjadi.
--
Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dimanapun mereka berada dengan berdonasi melalui:
✅ BSI : 7555552698
✅ Muamalat 1010137934
📌 A.n. Yayasan Amal Produktif Indonesia (termasuk operasional Nazhir)
📞 Konfirmasi Donasi:
• 0822-9597-5445 (Admin Rangga)
#amalproduktif #palestine #gaza #alquds #school #sekolah #belajar #victim #children
Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami
Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.


