Dokumentasi Lapangan • Wakaf Air Bersih & Sanitasi

Air adalah sumber kehidupan, namun bagi warga di salah satu pelosok desa di Kabupaten Sukabumi, air...

Dipublikasikan pada 15 April 2026 • Kode Arsip Dokumentasi: DXJBWQ0kjrD • ♥ 68 Likes

Lokasi / Wilayah Program
Kab. Sukabumi, Jawa Barat
Sasaran Penerima Manfaat
Masyarakat & Jamaah Wilayah Krisis Air Bersih
Standar Akuntabilitas
Portofolio Wakaf Air Bersih (Rasio SROI 1 : 4,11 • Audited KAP WTP)
Arsip Resmi Terverifikasi @amalproduktif (1.446 Dokumentasi)

Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan

Air adalah sumber kehidupan, namun bagi warga di salah satu pelosok desa di Kabupaten Sukabumi, air bersih adalah sebuah kemewahan yang harus diperjuangkan setiap harinya.

Mayoritas warga di sini hampir 90% menggantungkan hidup sebagai buruh tani pada sawah tadah hujan. Ketika kemarau panjang datang, tanah retak seakan mencerminkan keringnya harapan mereka; mata pencaharian pun terhenti. Namun, datangnya musim hujan juga tidak serta-merta membawa kelegaan. Ironisnya, krisis justru berubah wujud.

Selama ini, warga hanya mengandalkan air yang menetes dari celah-celah bebatuan, disalurkan seadanya melalui paralon, selokan kecil, atau sumur gali dangkal. Ketika curah hujan meninggi, air yang mengalir berubah menjadi keruh dan pekat tercampur lumpur.

Warga, yang secara ekonomi masuk dalam kategori rentan (dhuafa), terpaksa menampung air kotor tersebut dan membiarkan lumpurnya mengendap terlebih dahulu sebelum dimasak untuk kebutuhan sehari-hari.

Yuk, ikut ambil bagian dalam setiap perjalanan kebaikan ini. Salurkan sedekah dan wakaf terbaikmu melalui:

Ringkasan Metadata Publikasi
Kode Dokumentasi IG: DXJBWQ0kjrD (VIDEO)
Tanggal Publikasi: 15 April 2026
Apresiasi Publik: ♥ 68 Likes • 1 Komentar
Pilar Program: Wakaf Air Bersih & Sumur Bor
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (DXJBWQ0kjrD) Buka / Tutup
Air adalah sumber kehidupan, namun bagi warga di salah satu pelosok desa di Kabupaten Sukabumi, air bersih adalah sebuah kemewahan yang harus diperjuangkan setiap harinya.
Mayoritas warga di sini hampir 90% menggantungkan hidup sebagai buruh tani pada sawah tadah hujan. Ketika kemarau panjang datang, tanah retak seakan mencerminkan keringnya harapan mereka; mata pencaharian pun terhenti. Namun, datangnya musim hujan juga tidak serta-merta membawa kelegaan. Ironisnya, krisis justru berubah wujud.
Selama ini, warga hanya mengandalkan air yang menetes dari celah-celah bebatuan, disalurkan seadanya melalui paralon, selokan kecil, atau sumur gali dangkal. Ketika curah hujan meninggi, air yang mengalir berubah menjadi keruh dan pekat tercampur lumpur.
Warga, yang secara ekonomi masuk dalam kategori rentan (dhuafa), terpaksa menampung air kotor tersebut dan membiarkan lumpurnya mengendap terlebih dahulu sebelum dimasak untuk kebutuhan sehari-hari.
Yuk, ikut ambil bagian dalam setiap perjalanan kebaikan ini. Salurkan sedekah dan wakaf terbaikmu melalui:
✅ BSI : 7555552698
✅ Muamalat 1010137934
📌 A.n. Yayasan Amal Produktif Indonesia (termasuk operasional Nazhir)
📞 Konfirmasi Donasi:
•⁠ ⁠0822-9597-5445 (Admin Rangga)
#AmalProduktif #EkspedisiPeduliNegeri #SedekahJariyah #WakafAir #PelosokSukabumi
4 Lapis Verifikasi Terbuka

Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami

Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.

Eksplorasi Publikasi

Kabar & Artikel Lainnya

Lihat Semua Artikel
Kami masih trauma...
12 Sep 2026

Kami masih trauma...

“Kami masih trauma...” Gempa mungkin hanya berlangsung beberapa detik, tetapi rasa takut yang ditinggalkannya bisa bertahan jauh lebih lama. Di Kampung Dupa, Compang Soba, Manggarai Timur, NTT, sebagian...

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!
27 Feb 2026

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!

🚨 Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang! Bayangkan betapa menyedihkannya harus sahur dan berbuka hanya dengan belalang. 😢💔 Bukan karena pilihan, tetapi karena tidak ada lagi yang bisa dimakan. Mungkin...