Publikasi & Dokumentasi • Ekosistem Amal Produktif

Keluarga Ali Bani Oudah adalah keluarga sederhana asal Tamoun, selatan Tubas di Tepi Barat yang dijajah.

Dipublikasikan pada 23 Maret 2026 • Kode Arsip Dokumentasi: DWN_1Y9El1X • ♥ 1.778 Likes

Lokasi / Wilayah Program
Jalur Gaza, Palestina
Sasaran Penerima Manfaat
Masyarakat Luas, Donatur & Penerima Manfaat ZISWAF
Standar Akuntabilitas
Yayasan Amal Produktif Indonesia (STBPN BWI No. 3.3.00386 • Audited KAP WTP)
Arsip Resmi Terverifikasi @amalproduktif (1.446 Dokumentasi)

Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan

Keluarga Ali Bani Oudah adalah keluarga sederhana asal Tamoun, selatan Tubas di Tepi Barat yang dijajah.

Mereka hidup penuh cinta dengan empat anak: Usman, Mohammed, Mustafa, dan Khalid. Di suatu malam Ramadhan, mereka keluar bersama untuk membeli baju Lebaran. Mobil itu dipenuhi tawa, kehangatan, dan kasih sayang, momen sederhana yang seharusnya bisa dirasakan oleh siapa saja di dunia. 💔

Namun kebahagiaan itu berubah menjadi tragedi. Di tengah perjalanan, pasukan Isrewel menghadang dan melepaskan tembakan secara brutal ke arah kendaraan mereka. Dalam sekejap, suasana penuh cinta itu berubah menjadi duka yang tak terbayangkan.

Ayah, ibu, dan dua anak gugur dalam kejadian tersebut. Kini, hanya Khalid dan Mustafa yang tersisa, harus hidup dengan luka kehilangan yang begitu dalam. Sebuah kisah pilu yang menjadi pengingat betapa mahalnya harga yang harus dibayar oleh keluarga-keluarga tak berdosa. 🤲

Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dimanapun mereka berada dengan berdonasi melalui:

Ringkasan Metadata Publikasi
Kode Dokumentasi IG: DWN_1Y9El1X (VIDEO)
Tanggal Publikasi: 23 Maret 2026
Apresiasi Publik: ♥ 1.778 Likes • 121 Komentar
Pilar Program: Literasi ZISWAF & Rekam Jejak Lembaga
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (DWN_1Y9El1X) Buka / Tutup
Keluarga Ali Bani Oudah adalah keluarga sederhana asal Tamoun, selatan Tubas di Tepi Barat yang dijajah.
Mereka hidup penuh cinta dengan empat anak: Usman, Mohammed, Mustafa, dan Khalid. Di suatu malam Ramadhan, mereka keluar bersama untuk membeli baju Lebaran. Mobil itu dipenuhi tawa, kehangatan, dan kasih sayang, momen sederhana yang seharusnya bisa dirasakan oleh siapa saja di dunia. 💔
Namun kebahagiaan itu berubah menjadi tragedi. Di tengah perjalanan, pasukan Isrewel menghadang dan melepaskan tembakan secara brutal ke arah kendaraan mereka. Dalam sekejap, suasana penuh cinta itu berubah menjadi duka yang tak terbayangkan.
Ayah, ibu, dan dua anak gugur dalam kejadian tersebut. Kini, hanya Khalid dan Mustafa yang tersisa, harus hidup dengan luka kehilangan yang begitu dalam. Sebuah kisah pilu yang menjadi pengingat betapa mahalnya harga yang harus dibayar oleh keluarga-keluarga tak berdosa. 🤲
--
Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dimanapun mereka berada dengan berdonasi melalui:
✅ BSI : 7555552698
✅ Muamalat 1010137934
📌 A.n. Yayasan Amal Produktif Indonesia (termasuk operasional Nazhir)
📞 Konfirmasi Donasi:
•⁠ ⁠0822-9597-5445 (Admin Rangga)
#amalproduktif #palestine #westbank #tepibarart #lebaran #idulfitri
4 Lapis Verifikasi Terbuka

Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami

Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.

Eksplorasi Publikasi

Kabar & Artikel Lainnya

Lihat Semua Artikel
Kami masih trauma...
12 Sep 2026

Kami masih trauma...

“Kami masih trauma...” Gempa mungkin hanya berlangsung beberapa detik, tetapi rasa takut yang ditinggalkannya bisa bertahan jauh lebih lama. Di Kampung Dupa, Compang Soba, Manggarai Timur, NTT, sebagian...

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!
27 Feb 2026

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!

🚨 Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang! Bayangkan betapa menyedihkannya harus sahur dan berbuka hanya dengan belalang. 😢💔 Bukan karena pilihan, tetapi karena tidak ada lagi yang bisa dimakan. Mungkin...