Laporan Pendidikan & Dakwah • Santri, Yatim & Al-Qur'an

YaAllah 😭 Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak mampu Beli Buku dan Pena, tinggalkan surat untuk ibunya

Dipublikasikan pada 3 Februari 2026 • Kode Arsip Dokumentasi: DUUE_NCko46 • ♥ 581 Likes

Lokasi / Wilayah Program
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Sasaran Penerima Manfaat
Santri Penghafal Al-Qur'an, Anak Yatim & Guru Ngaji Pelosok
Standar Akuntabilitas
Pilar Pendidikan, Kaderisasi & Wakaf Mushaf (Audited KAP WTP)
Arsip Resmi Terverifikasi @amalproduktif (1.446 Dokumentasi)

Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan

YaAllah 😭 Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak mampu Beli Buku dan Pena, tinggalkan surat untuk ibunya

Anak SD di NTT Bundir, Tinggalkan Sepucuk Surat buat Ibunya (29/1/2026).

Kejadian yang memilukan datang dari penjuru negeri. Seorang anak SD berusia 10 tahun mengakhiri hidupnya karena tidak bisa membeli perlengkapan alat tulis.

Sebelum kejadian, korban sempat meminta uang kepada ibunya untuk membeli buku dan pena. Namun, permohonan itu tidak dikabulkan karena ibunya tidak punya uang.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kemiskinan dan pendidikan di seluruh negeri masih sangat sulit dijangkau.

Semoga dari kejadian ini menjadi pengingat kita, untuk membantu memberikan akses pendidikan kepada anak-anak di penjuru negeri.

Ringkasan Metadata Publikasi
Kode Dokumentasi IG: DUUE_NCko46 (CAROUSEL_ALBUM)
Tanggal Publikasi: 3 Februari 2026
Apresiasi Publik: ♥ 581 Likes • 71 Komentar
Pilar Program: Pendidikan, Santri & Wakaf Al-Qur'an
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (DUUE_NCko46) Buka / Tutup
YaAllah 😭 Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak mampu Beli Buku dan Pena, tinggalkan surat untuk ibunya
Anak SD di NTT Bundir, Tinggalkan Sepucuk Surat buat Ibunya (29/1/2026).
Kejadian yang memilukan datang dari penjuru negeri. Seorang anak SD berusia 10 tahun mengakhiri hidupnya karena tidak bisa membeli perlengkapan alat tulis.
Sebelum kejadian, korban sempat meminta uang kepada ibunya untuk membeli buku dan pena. Namun, permohonan itu tidak dikabulkan karena ibunya tidak punya uang.
Kondisi ini menunjukkan bahwa kemiskinan dan pendidikan di seluruh negeri masih sangat sulit dijangkau.
Semoga dari kejadian ini menjadi pengingat kita, untuk membantu memberikan akses pendidikan kepada anak-anak di penjuru negeri.
#anaksd #NTT #buku #pena
4 Lapis Verifikasi Terbuka

Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami

Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.

Eksplorasi Publikasi

Kabar & Artikel Lainnya

Lihat Semua Artikel
Kami masih trauma...
12 Sep 2026

Kami masih trauma...

“Kami masih trauma...” Gempa mungkin hanya berlangsung beberapa detik, tetapi rasa takut yang ditinggalkannya bisa bertahan jauh lebih lama. Di Kampung Dupa, Compang Soba, Manggarai Timur, NTT, sebagian...

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!
27 Feb 2026

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!

🚨 Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang! Bayangkan betapa menyedihkannya harus sahur dan berbuka hanya dengan belalang. 😢💔 Bukan karena pilihan, tetapi karena tidak ada lagi yang bisa dimakan. Mungkin...