Seorang bayi yang baru berusia 15 hari harus kehilangan ayahnya dalam pelanggaran terbaru yang...
Dipublikasikan pada 20 Februari 2026 • Kode Arsip Dokumentasi: DU9zGxnkoVo • ♥ 1.173 Likes
Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan
Seorang bayi yang baru berusia 15 hari harus kehilangan ayahnya dalam pelanggaran terbaru yang dilakukan Isr*el terhadap kesepakatan “gencatan senjata” di Gaza. 💔
Dalam serangan tersebut, sedikitnya 11 warga Palestina dilaporkan m3ninggal dunia dalam kurun waktu 48 jam. Di antara angka-angka itu, ada seorang ayah yang tak lagi bisa menggendong bayinya, bahkan sebelum sang anak mengenalnya lebih lama.
Di tengah harapan akan jeda konflik, duka kembali menyelimuti keluarga-keluarga sipil. Kisah bayi 15 hari ini menjadi potret pilu bagaimana kekerasan masih merenggut masa depan yang baru saja dimulai.
- Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dimanapun mereka berada dengan berdonasi melalui:
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (DU9zGxnkoVo) Buka / Tutup
Dalam serangan tersebut, sedikitnya 11 warga Palestina dilaporkan m3ninggal dunia dalam kurun waktu 48 jam. Di antara angka-angka itu, ada seorang ayah yang tak lagi bisa menggendong bayinya, bahkan sebelum sang anak mengenalnya lebih lama.
Di tengah harapan akan jeda konflik, duka kembali menyelimuti keluarga-keluarga sipil. Kisah bayi 15 hari ini menjadi potret pilu bagaimana kekerasan masih merenggut masa depan yang baru saja dimulai.
-
Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dimanapun mereka berada dengan berdonasi melalui:
✅ BSI : 7555552698
✅ Muamalat 1010137934
📌 A.n. Yayasan Amal Produktif Indonesia (termasuk operasional Nazhir)
📞 Konfirmasi Donasi:
• 0822-9597-5445 (Admin Rangga)
#amalproduktif #palestine #gaza #gazacrisis #savePalestine #saveGaza
Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami
Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.


