Laporan Kemanusiaan Global • Palestina & Dunia Islam

Menjelang waktu berbuka, warga Palestina yang terlantar berkumpul di depan dapur umum di Khan Younis....

Dipublikasikan pada 27 Februari 2026 • Kode Arsip Dokumentasi: DVPjOhDEinl • ♥ 63 Likes

Lokasi / Wilayah Program
Jalur Gaza, Palestina
Sasaran Penerima Manfaat
Keluarga Penyintas, Anak-Anak & Pengungsi Kemanusiaan Global
Standar Akuntabilitas
Klaster Penyaluran Kemanusiaan Timur Tengah & Global (Audited KAP WTP)
Arsip Resmi Terverifikasi @amalproduktif (1.446 Dokumentasi)

Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan

Menjelang waktu berbuka, warga Palestina yang terlantar berkumpul di depan dapur umum di Khan Younis. Dengan membawa wadah seadanya, mereka menunggu pembagian makanan gratis yang disediakan oleh lembaga-lembaga amal. 🌙🤍

Di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok serta meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran, ribuan keluarga yang kehilangan tempat tinggal kini tak punya banyak pilihan. Dapur makanan masyarakat menjadi harapan terakhir untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Bagi banyak orang di sana, berbuka puasa bukan tentang menu istimewa, melainkan tentang apakah ada makanan yang bisa dibawa pulang untuk keluarga. Sebuah potret nyata perjuangan bertahan hidup di tengah keterbatasan.

Hasbunallah wani'mal wakiil

Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dimanapun mereka berada dengan berdonasi melalui:

Ringkasan Metadata Publikasi
Kode Dokumentasi IG: DVPjOhDEinl (VIDEO)
Tanggal Publikasi: 27 Februari 2026
Apresiasi Publik: ♥ 63 Likes • 1 Komentar
Pilar Program: Misi Kemanusiaan Global
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (DVPjOhDEinl) Buka / Tutup
Menjelang waktu berbuka, warga Palestina yang terlantar berkumpul di depan dapur umum di Khan Younis. Dengan membawa wadah seadanya, mereka menunggu pembagian makanan gratis yang disediakan oleh lembaga-lembaga amal. 🌙🤍
Di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok serta meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran, ribuan keluarga yang kehilangan tempat tinggal kini tak punya banyak pilihan. Dapur makanan masyarakat menjadi harapan terakhir untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.
Bagi banyak orang di sana, berbuka puasa bukan tentang menu istimewa, melainkan tentang apakah ada makanan yang bisa dibawa pulang untuk keluarga. Sebuah potret nyata perjuangan bertahan hidup di tengah keterbatasan.
Hasbunallah wani'mal wakiil
--
Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dimanapun mereka berada dengan berdonasi melalui:
✅ BSI : 7555552698
✅ Muamalat 1010137934
📌 A.n. Yayasan Amal Produktif Indonesia (termasuk operasional Nazhir)
📞 Konfirmasi Donasi:
•⁠ ⁠0822-9597-5445 (Admin Rangga)
#amalproduktif #palestine #gaza #gazacrisis #savePalestine #saveGaza #ramadan #ramadhan #Bukapuasa
4 Lapis Verifikasi Terbuka

Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami

Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.

Eksplorasi Publikasi

Kabar & Artikel Lainnya

Lihat Semua Artikel
Kami masih trauma...
12 Sep 2026

Kami masih trauma...

“Kami masih trauma...” Gempa mungkin hanya berlangsung beberapa detik, tetapi rasa takut yang ditinggalkannya bisa bertahan jauh lebih lama. Di Kampung Dupa, Compang Soba, Manggarai Timur, NTT, sebagian...

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!
27 Feb 2026

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!

🚨 Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang! Bayangkan betapa menyedihkannya harus sahur dan berbuka hanya dengan belalang. 😢💔 Bukan karena pilihan, tetapi karena tidak ada lagi yang bisa dimakan. Mungkin...