Bagi kita, membaca Al-Qur’an cukup dengan membuka mata dan melafalkannya. Namun bagi saudara...
Dipublikasikan pada 23 Februari 2026 • Kode Arsip Dokumentasi: DVFiWGskokk • ♥ 24 Likes
Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan
Bagi kita, membaca Al-Qur’an cukup dengan membuka mata dan melafalkannya. Namun bagi saudara tunanetra kita, satu huruf adalah perjuangan—meraba titik demi titik huruf Braille dengan penuh kesabaran dan ketelitian. Setiap ayat yang mereka baca adalah hasil dari usaha yang tidak sederhana. 🤍
Alhamdulillah, Amal Produktif telah mengadakan pelatihan membaca Al-Qur’an Braille bagi saudara-saudara tunanetra yang membutuhkan. Melalui program ini, mereka dibimbing untuk mengenal huruf, menyusun kata, hingga mampu melantunkan ayat suci dengan percaya diri.
Semoga setiap huruf yang mereka baca menjadi cahaya bagi kehidupan mereka, dan setiap dukungan yang Sahabat titipkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Terima kasih telah membersamai langkah kebaikan ini. 🤲✨
Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dimanapun mereka berada dengan berdonasi melalui:
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (DVFiWGskokk) Buka / Tutup
Alhamdulillah, Amal Produktif telah mengadakan pelatihan membaca Al-Qur’an Braille bagi saudara-saudara tunanetra yang membutuhkan. Melalui program ini, mereka dibimbing untuk mengenal huruf, menyusun kata, hingga mampu melantunkan ayat suci dengan percaya diri.
Semoga setiap huruf yang mereka baca menjadi cahaya bagi kehidupan mereka, dan setiap dukungan yang Sahabat titipkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Terima kasih telah membersamai langkah kebaikan ini. 🤲✨
--
Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dimanapun mereka berada dengan berdonasi melalui:
✅ BSI : 7555552698
✅ Muamalat 1010137934
📌 A.n. Yayasan Amal Produktif Indonesia (termasuk operasional Nazhir)
📞 Konfirmasi Donasi:
• 0822-9597-5445 (Admin Rangga)
#amalproduktif #Quran #Tunanetra #Braile #belajar
Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami
Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.


