Terpaksa menggunakan air keruh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dipublikasikan pada 6 Januari 2026 • Kode Arsip Dokumentasi: DTKGmnMkhi9 • ♥ 40 Likes
Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan
Terpaksa menggunakan air keruh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 💔
Warga Aceh, tepatnya di Toweren, Takengon, menceritakan bahwa mereka memakai air kotor berwarna coklat bercampur lumpur yang diendapkan terlebih dahulu.
Air itulah yang digunakan untuk mandi, mencuci pakaian, dan kebutuhan lainnya. Di tengah keterbatasan pascabencana, air bersih masih menjadi kebutuhan mendesak yang belum sepenuhnya terpenuhi.
Kisah ini mengingatkan kita bahwa perjuangan warga belum usai.
Mari hadirkan kepedulian dan bantuan nyata agar mereka bisa kembali hidup dengan layak. 🤍 Dengan berdonasi melalui:
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (DTKGmnMkhi9) Buka / Tutup
Warga Aceh, tepatnya di Toweren, Takengon, menceritakan bahwa mereka memakai air kotor berwarna coklat bercampur lumpur yang diendapkan terlebih dahulu.
Air itulah yang digunakan untuk mandi, mencuci pakaian, dan kebutuhan lainnya.
Di tengah keterbatasan pascabencana, air bersih masih menjadi kebutuhan mendesak yang belum sepenuhnya terpenuhi.
Kisah ini mengingatkan kita bahwa perjuangan warga belum usai.
--
Mari hadirkan kepedulian dan bantuan nyata agar mereka bisa kembali hidup dengan layak. 🤍
Dengan berdonasi melalui:
✅ BSI : 7555552698
✅ Muamalat 1010137934
📌 A.n. Yayasan Amal Produktif Indonesia (termasuk operasional Nazhir)
📞 Konfirmasi Donasi:
• 0822-9597-5445 (Admin Rangga)
#Aceh #Sumatera
Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami
Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.


