Muhammad menjadi korban B*m di Gaza dan hingga kini masih harus dirawat di Jordania karena fasilitas...
Dipublikasikan pada 28 Januari 2026 β’ Kode Arsip Dokumentasi: DUDKMrJEnjt β’ β₯ 38 Likes
Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan
Muhammad menjadi korban B*m di Gaza dan hingga kini masih harus dirawat di Jordania karena fasilitas medis di Gaza tidak memadai. π
Saat itu, ia hanya seorang anak yang sedang bermain bola bersama teman-temannya.
Namun kejamnya Isrewel membombardir mereka tanpa ampun. Semua temannya gugur, dan Muhammad menjadi satu-satunya yang selamat.
Meski hidup, pecahan B*m masih bersarang di tubuhnya.
Ia menahan sakit, berjuang, dan bertahan di tengah luka fisik dan trauma yang mendalam.
Kisah Muhammad adalah potret keteguhan seorang anak yang direnggut masa kecilnya.
Mari kirimkan doa terbaik, semoga Allah memberi kesembuhan dan kekuatan untuk terus bertahan π€²
Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dimanapun mereka berada dengan berdonasi melalui:
π Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (DUDKMrJEnjt) Buka / Tutup
Saat itu, ia hanya seorang anak yang sedang bermain bola bersama teman-temannya.
Namun kejamnya Isrewel membombardir mereka tanpa ampun. Semua temannya gugur, dan Muhammad menjadi satu-satunya yang selamat.
Meski hidup, pecahan B*m masih bersarang di tubuhnya.
Ia menahan sakit, berjuang, dan bertahan di tengah luka fisik dan trauma yang mendalam.
Kisah Muhammad adalah potret keteguhan seorang anak yang direnggut masa kecilnya.
Mari kirimkan doa terbaik, semoga Allah memberi kesembuhan dan kekuatan untuk terus bertahan π€²
--
Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dimanapun mereka berada dengan berdonasi melalui:
β BSI : 7555552698
β Muamalat 1010137934
π A.n. Yayasan Amal Produktif Indonesia (termasuk operasional Nazhir)
π Konfirmasi Donasi:
β’β β 0822-9597-5445Β (AdminΒ Rangga)
#Palestine #Gaza #SaveGaza #prayforGaza #Gazachildrens
Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami
Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.


