Laporan Tanggap Bencana (SIGAP) • Aksi Kemanusiaan

Curah hujan yang tak kunjung reda menyebabkan banjir bandang di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus...

Dipublikasikan pada 13 Januari 2026 • Kode Arsip Dokumentasi: DTcavCQkRAy • ♥ 437 Likes

Lokasi / Wilayah Program
Nusantara & Kawasan Program
Sasaran Penerima Manfaat
Keluarga & Masyarakat Penyintas Bencana Alam di Indonesia
Standar Akuntabilitas
Klaster Penyaluran Tanggap Kebencanaan SIGAP (Audited KAP WTP)
Arsip Resmi Terverifikasi @amalproduktif (1.446 Dokumentasi)

Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan

Curah hujan yang tak kunjung reda menyebabkan banjir bandang di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus meluas. Hingga Selasa pagi (13/1/2026), tercatat sebanyak 23 desa di enam kecamatan terdampak genangan air. Kondisi ini mendorong pihak berwenang untuk membuka posko pengungsian serta dapur umum dalam skala besar.

Wilayah dengan dampak terparah berada di Kecamatan Mejobo. Di Desa Kesambi dan Desa Temulus, ketinggian air dilaporkan terus bertambah dan di sejumlah titik rendah telah melebihi satu meter. Luapan air dipicu oleh melimpahnya debit dari tiga sungai besar yang sudah tidak mampu menampung kiriman air.

Ringkasan Metadata Publikasi
Kode Dokumentasi IG: DTcavCQkRAy (VIDEO)
Tanggal Publikasi: 13 Januari 2026
Apresiasi Publik: ♥ 437 Likes • 22 Komentar
Pilar Program: Respon Cepat Kebencanaan (SIGAP)
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (DTcavCQkRAy) Buka / Tutup
Curah hujan yang tak kunjung reda menyebabkan banjir bandang di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus meluas. Hingga Selasa pagi (13/1/2026), tercatat sebanyak 23 desa di enam kecamatan terdampak genangan air. Kondisi ini mendorong pihak berwenang untuk membuka posko pengungsian serta dapur umum dalam skala besar.
Wilayah dengan dampak terparah berada di Kecamatan Mejobo. Di Desa Kesambi dan Desa Temulus, ketinggian air dilaporkan terus bertambah dan di sejumlah titik rendah telah melebihi satu meter. Luapan air dipicu oleh melimpahnya debit dari tiga sungai besar yang sudah tidak mampu menampung kiriman air.
#banjir #kudus #jawatengah
4 Lapis Verifikasi Terbuka

Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami

Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.

Eksplorasi Publikasi

Kabar & Artikel Lainnya

Lihat Semua Artikel
Kami masih trauma...
12 Sep 2026

Kami masih trauma...

“Kami masih trauma...” Gempa mungkin hanya berlangsung beberapa detik, tetapi rasa takut yang ditinggalkannya bisa bertahan jauh lebih lama. Di Kampung Dupa, Compang Soba, Manggarai Timur, NTT, sebagian...

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!
27 Feb 2026

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!

🚨 Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang! Bayangkan betapa menyedihkannya harus sahur dan berbuka hanya dengan belalang. 😢💔 Bukan karena pilihan, tetapi karena tidak ada lagi yang bisa dimakan. Mungkin...