Pascabanji 🌊 Aceh–Sumatera, 310 warga Langkahan, Aceh Utara masih bertahan di Meunasah (Balai Desa),...
Dipublikasikan pada 16 Desember 2025 • Kode Arsip Dokumentasi: DSUdH5ZEuLw • ♥ 40 Likes
Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan
Pascabanji 🌊 Aceh–Sumatera, 310 warga Langkahan, Aceh Utara masih bertahan di Meunasah (Balai Desa), satu-satunya bangunan yang selamat di tengah hamparan kayu dan puing.
Gampong Tanah Merah, Desa Leubok Pusaka menjadi salah satu titik terparah pada 26/11/2025. Ketinggian air ±5 meter menenggelamkan seluruh permukiman atap rumah pun tak terlihat.
Balai desa yang dijadikan pengungsian ikut terendam hingga lantai dua, memaksa warga naik ke tempat lebih tinggi. Hingga kini kondisi pengungsi sangat memprihatinkan, kebutuhan dasar mendesak, dan bantuan belum memadai.
Banjir Aceh akibat Cyclone Senyar adalah bencana banjir–longsor terparah dalam sejarah Aceh dan Sumatera. Gubernur Aceh menyebutnya: “Tsunami Kedua.”
Mari bantu yang terdampak dengan berdonasi melalui:
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (DSUdH5ZEuLw) Buka / Tutup
Gampong Tanah Merah, Desa Leubok Pusaka menjadi salah satu titik terparah pada 26/11/2025. Ketinggian air ±5 meter menenggelamkan seluruh permukiman atap rumah pun tak terlihat.
Balai desa yang dijadikan pengungsian ikut terendam hingga lantai dua, memaksa warga naik ke tempat lebih tinggi. Hingga kini kondisi pengungsi sangat memprihatinkan, kebutuhan dasar mendesak, dan bantuan belum memadai.
Banjir Aceh akibat Cyclone Senyar adalah bencana banjir–longsor terparah dalam sejarah Aceh dan Sumatera. Gubernur Aceh menyebutnya: “Tsunami Kedua.”
Mari bantu yang terdampak dengan berdonasi melalui:
✅ BSI : 7555552698
✅ Muamalat 1010137934
📌 A.n. Yayasan Amal Produktif Indonesia (termasuk operasional Nazhir)
📞 Konfirmasi Donasi:
• 0822-9597-5445 (Admin Rangga)
#bencana #indonesia #prayforsumatera
Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami
Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.


