Laporan Tanggap Bencana (SIGAP) • Aksi Kemanusiaan

Kisah Pilu Mahasiswa Aceh Tahu Ayah Meninggal dari TikTok

Dipublikasikan pada 18 Desember 2025 • Kode Arsip Dokumentasi: DSZ2rIZEiHQ • ♥ 86 Likes

Lokasi / Wilayah Program
Provinsi Aceh
Sasaran Penerima Manfaat
Keluarga & Masyarakat Penyintas Bencana Alam di Indonesia
Standar Akuntabilitas
Klaster Penyaluran Tanggap Kebencanaan SIGAP (Audited KAP WTP)
Arsip Resmi Terverifikasi @amalproduktif (1.446 Dokumentasi)

Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan

Kisah Pilu Mahasiswa Aceh Tahu Ayah Meninggal dari TikTok

Bencana yang melanda sebagian besar wilayah Aceh menyisakan duka yang mendalam bagi mahasiswa Aceh di Jogja. Akses komunikasi yang terputus membuat mereka sulit mengetahui kondisi keluarga mereka.

Hal ini diungkapkan Ketua Umum Taman Pelajar, Muhammad Mufariq Muchlis. Ia menyebut sejak banjir melanda pada akhir November lalu, sebagian mahasiswa ada yang belum sama sekali mendapatkan informasi terkait kondisi keluarga mereka.

"(Tahu) dari berita-berita saja. Kami pun sering buka-buka website-nya BPBA (Badan Penanggulangan Bencana Aceh) buat kami lihat-lihat kondisi keluarga kami," ujar Mufariq saat ditemui di Gondokusuman, Kota Jogja, Senin (15/12/2025).

Mufariq kemudian menceritakan salah satu mahasiswa yang merantau di Jogja. Mahasiswa tersebut mengetahui ayahnya meninggal dunia setelah melihat unggahan di media sosial.

Mari Bantu Rehabilitasi dan Pemulihan Sumatera dengan berdonasi melalui:

sumber: kumparan,detik

Ringkasan Metadata Publikasi
Kode Dokumentasi IG: DSZ2rIZEiHQ (VIDEO)
Tanggal Publikasi: 18 Desember 2025
Apresiasi Publik: ♥ 86 Likes • 0 Komentar
Pilar Program: Respon Cepat Kebencanaan (SIGAP)
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (DSZ2rIZEiHQ) Buka / Tutup
Kisah Pilu Mahasiswa Aceh Tahu Ayah Meninggal dari TikTok
Bencana yang melanda sebagian besar wilayah Aceh menyisakan duka yang mendalam bagi mahasiswa Aceh di Jogja. Akses komunikasi yang terputus membuat mereka sulit mengetahui kondisi keluarga mereka.
Hal ini diungkapkan Ketua Umum Taman Pelajar, Muhammad Mufariq Muchlis. Ia menyebut sejak banjir melanda pada akhir November lalu, sebagian mahasiswa ada yang belum sama sekali mendapatkan informasi terkait kondisi keluarga mereka.
"(Tahu) dari berita-berita saja. Kami pun sering buka-buka website-nya BPBA (Badan Penanggulangan Bencana Aceh) buat kami lihat-lihat kondisi keluarga kami," ujar Mufariq saat ditemui di Gondokusuman, Kota Jogja, Senin (15/12/2025).
Mufariq kemudian menceritakan salah satu mahasiswa yang merantau di Jogja. Mahasiswa tersebut mengetahui ayahnya meninggal dunia setelah melihat unggahan di media sosial.
--
Mari Bantu Rehabilitasi dan Pemulihan Sumatera dengan berdonasi melalui:
✅BCA: 1565656777
✅ BSI : 7555552698
✅ BRI : 028601002404569
✅ BNI: 2227771176
✅ MANDIRI: 1300092777773
✅ Muamalat 1010137934
📌 A.n. Yayasan Amal Produktif Indonesia (termasuk operasional Nazhir)
📞 Konfirmasi Donasi:
•⁠ ⁠0822-9597-5445 (Admin Rangga)
sumber: kumparan,detik
#Aceh #Sumatra #Sumatera
4 Lapis Verifikasi Terbuka

Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami

Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.

Eksplorasi Publikasi

Kabar & Artikel Lainnya

Lihat Semua Artikel
Kami masih trauma...
12 Sep 2026

Kami masih trauma...

“Kami masih trauma...” Gempa mungkin hanya berlangsung beberapa detik, tetapi rasa takut yang ditinggalkannya bisa bertahan jauh lebih lama. Di Kampung Dupa, Compang Soba, Manggarai Timur, NTT, sebagian...

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!
27 Feb 2026

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!

🚨 Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang! Bayangkan betapa menyedihkannya harus sahur dan berbuka hanya dengan belalang. 😢💔 Bukan karena pilihan, tetapi karena tidak ada lagi yang bisa dimakan. Mungkin...