Laporan Tanggap Bencana (SIGAP) • Aksi Kemanusiaan

Hari ini warga masih sangat trauma. Begitu melihat air kembali naik, mereka saling memperingatkan dan...

Dipublikasikan pada 8 Desember 2025 • Kode Arsip Dokumentasi: DSATFasEqhK • ♥ 73 Likes

Lokasi / Wilayah Program
Nusantara & Kawasan Program
Sasaran Penerima Manfaat
Keluarga & Masyarakat Penyintas Bencana Alam di Indonesia
Standar Akuntabilitas
Klaster Penyaluran Tanggap Kebencanaan SIGAP (Audited KAP WTP)
Arsip Resmi Terverifikasi @amalproduktif (1.446 Dokumentasi)

Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan

Hari ini warga masih sangat trauma. Begitu melihat air kembali naik, mereka saling memperingatkan dan berlari ke jalan. Rasa takut itu muncul lagi setiap kali air terlihat makin tinggi. 🌊

Tim lapangan melaporkan kondisi terkini di RW 06, Guo Lubuk Tempurung, Kuranji, Padang, Sumatera Barat. Berdasarkan asesmen per 5 Desember: • 562 KK terdampak • 22 rumah rusak berat • 313 pengungsi yang kehilangan rumah • Puluhan rumah masih tertimbun lumpur

Seorang warga yang rumahnya dijadikan tempat penampungan darurat mengatakan bahwa para pengungsi tidak memiliki tempat lain: “Saya juga bingung, mau ke mana lagi pengungsi di sini semua... rumah mereka hanyut.”

Sebagai respon cepat, Amal Produktif telah mendistribusikan 600 porsi makanan siap saji untuk warga di titik lokasi. 🍱

✨ Sahabat Produktif, mari kita kuatkan saudara-saudara kita di Sumatera Barat. Setiap donasi, doa, dan dukunganmu sangat berarti untuk memulihkan kehidupan mereka. ———————————— Mari terus saling berbagi kebaikan dan memberikan dukungan untuk saudara-saudari kita yang membutuhkan dengan menyalurkannya melalui :

————————————

Ringkasan Metadata Publikasi
Kode Dokumentasi IG: DSATFasEqhK (VIDEO)
Tanggal Publikasi: 8 Desember 2025
Apresiasi Publik: ♥ 73 Likes • 0 Komentar
Pilar Program: Respon Cepat Kebencanaan (SIGAP)
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (DSATFasEqhK) Buka / Tutup
Hari ini warga masih sangat trauma. Begitu melihat air kembali naik, mereka saling memperingatkan dan berlari ke jalan. Rasa takut itu muncul lagi setiap kali air terlihat makin tinggi. 🌊
Tim lapangan melaporkan kondisi terkini di RW 06, Guo Lubuk Tempurung, Kuranji, Padang, Sumatera Barat.
Berdasarkan asesmen per 5 Desember:
• 562 KK terdampak
• 22 rumah rusak berat
• 313 pengungsi yang kehilangan rumah
• Puluhan rumah masih tertimbun lumpur
Seorang warga yang rumahnya dijadikan tempat penampungan darurat mengatakan bahwa para pengungsi tidak memiliki tempat lain:
“Saya juga bingung, mau ke mana lagi pengungsi di sini semua… rumah mereka hanyut.”
Sebagai respon cepat, Amal Produktif telah mendistribusikan 600 porsi makanan siap saji untuk warga di titik lokasi. 🍱
✨ Sahabat Produktif, mari kita kuatkan saudara-saudara kita di Sumatera Barat.
Setiap donasi, doa, dan dukunganmu sangat berarti untuk memulihkan kehidupan mereka.
————————————
Mari terus saling berbagi kebaikan dan memberikan dukungan untuk saudara-saudari kita yang membutuhkan dengan menyalurkannya melalui :
✅ BSI : 7555552698
✅ Muamalat: 1010137934
📌 A.n. Yayasan Amal Produktif Indonesia (termasuk operasional distribusi)
📞 Konfirmasi Donasi:
•⁠ ⁠0822-9597-5445 (Admin Rangga)
————————————
#banjir #sumatera #amalproduktif
4 Lapis Verifikasi Terbuka

Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami

Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.

Eksplorasi Publikasi

Kabar & Artikel Lainnya

Lihat Semua Artikel
Kami masih trauma...
12 Sep 2026

Kami masih trauma...

“Kami masih trauma...” Gempa mungkin hanya berlangsung beberapa detik, tetapi rasa takut yang ditinggalkannya bisa bertahan jauh lebih lama. Di Kampung Dupa, Compang Soba, Manggarai Timur, NTT, sebagian...

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!
27 Feb 2026

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!

🚨 Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang! Bayangkan betapa menyedihkannya harus sahur dan berbuka hanya dengan belalang. 😢💔 Bukan karena pilihan, tetapi karena tidak ada lagi yang bisa dimakan. Mungkin...