Laporan Tanggap Bencana (SIGAP) • Aksi Kemanusiaan

Apakah dia masih hidup? Seorang suami mencari istrinya setelah bencana banjir.

Dipublikasikan pada 4 Desember 2025 • Kode Arsip Dokumentasi: DR11uVtEmkG • ♥ 90 Likes

Lokasi / Wilayah Program
Nusantara & Kawasan Program
Sasaran Penerima Manfaat
Keluarga & Masyarakat Penyintas Bencana Alam di Indonesia
Standar Akuntabilitas
Klaster Penyaluran Tanggap Kebencanaan SIGAP (Audited KAP WTP)
Arsip Resmi Terverifikasi @amalproduktif (1.446 Dokumentasi)

Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan

Apakah dia masih hidup? Seorang suami mencari istrinya setelah bencana banjir.

Abdul Ghani berjalan menyusuri reruntuhan banjir besar sambil membawa foto istrinya, Marsoni, yang hilang. Tujuh tahun lalu mereka sudah kehilangan anak tunggal. Kini, satu satunya harapan hidupnya juga ikut hilang terbawa derasnya air.

"Apakah dia masih hidup? Kurasa tidak. Tapi setidaknya temukan jasadnya, meski hanya sepotong tangan," ucapnya dengan mata basah.

Ia kehilangan rumah, kehilangan istri, kehilangan arah. Bencana ini tak hanya merenggut ribuan jiwa, tetapi juga mematahkan hati yang tersisa.

Semoga para penyintas diberikan kekuatan, dan setiap keluarga yang kehilangan, bisa menemukan kembali yang mereka cari, meskipun hanya untuk perpisahan terakhir.

Hasbunallah wani'mal wakiil

Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dengan berdonasi melalui:

Ringkasan Metadata Publikasi
Kode Dokumentasi IG: DR11uVtEmkG (VIDEO)
Tanggal Publikasi: 4 Desember 2025
Apresiasi Publik: ♥ 90 Likes • 0 Komentar
Pilar Program: Respon Cepat Kebencanaan (SIGAP)
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (DR11uVtEmkG) Buka / Tutup
Apakah dia masih hidup? Seorang suami mencari istrinya setelah bencana banjir.
Abdul Ghani berjalan menyusuri reruntuhan banjir besar sambil membawa foto istrinya, Marsoni, yang hilang. Tujuh tahun lalu mereka sudah kehilangan anak tunggal. Kini, satu satunya harapan hidupnya juga ikut hilang terbawa derasnya air.
"Apakah dia masih hidup? Kurasa tidak. Tapi setidaknya temukan jasadnya, meski hanya sepotong tangan," ucapnya dengan mata basah.
Ia kehilangan rumah, kehilangan istri, kehilangan arah. Bencana ini tak hanya merenggut ribuan jiwa, tetapi juga mematahkan hati yang tersisa.
Semoga para penyintas diberikan kekuatan, dan setiap keluarga yang kehilangan, bisa menemukan kembali yang mereka cari, meskipun hanya untuk perpisahan terakhir.
Hasbunallah wani'mal wakiil
--
Mari bantu saudara kita yang membutuhkan dengan berdonasi melalui:
✅BCA: 1565656777
✅ BSI : 7555552698
✅ BRI : 028601002404569
✅ BNI: 2227771176
✅ MANDIRI: 1300092777773
✅ Muamalat 1010137934
📌 A.n. Yayasan Amal Produktif Indonesia (termasuk operasional Nazhir)
📞 Konfirmasi Donasi:
•⁠ ⁠0822-9597-5445 (Admin Rangga)
#banjir #sumatra #sumbar
4 Lapis Verifikasi Terbuka

Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami

Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.

Eksplorasi Publikasi

Kabar & Artikel Lainnya

Lihat Semua Artikel
Kami masih trauma...
12 Sep 2026

Kami masih trauma...

“Kami masih trauma...” Gempa mungkin hanya berlangsung beberapa detik, tetapi rasa takut yang ditinggalkannya bisa bertahan jauh lebih lama. Di Kampung Dupa, Compang Soba, Manggarai Timur, NTT, sebagian...

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!
27 Feb 2026

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!

🚨 Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang! Bayangkan betapa menyedihkannya harus sahur dan berbuka hanya dengan belalang. 😢💔 Bukan karena pilihan, tetapi karena tidak ada lagi yang bisa dimakan. Mungkin...