Breaking News
Dipublikasikan pada 18 Oktober 2024 β’ Kode Arsip Dokumentasi: DBP5wZESclS β’ β₯ 1.895 Likes
Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan
π΄ Breaking News
Pada hari Kamis malam, Israhel mengumumkan bahwa militernya membunuh pemimpin Ham*s Yahya Sinwar di lingkungan Tal al-Sultan di Rafah.
Ham*s belum memberikan konfirmasi mengenai pembunuhan tersebut, namun Israel mengatakan bahwa mereka mengidentifikasi jenazah Sinwar menggunakan tes DNA. Belakangan, Israel merilis rekaman drone yang konon menunjukkan momen terakhir pemimpin Ham*s tersebut, di mana ia ditemukan mengenakan pakaian militer dan lengannya terputus.
Rekaman tersebut serta deskripsi Israel tentang pembunuhannya bertentangan dengan klaim Israhel bahwa Sinwar bersembunyi di antara tawanan Israhel di sistem terowongan rumit Ham*s di bawah Gaza.
Source: Middle East Eye
hasbunallah wanikmal wakil
ππΌ Follow IG @amalproduktif π± Share dan tebar manfaat seluas-luasnya
π Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (DBP5wZESclS) Buka / Tutup
Pada hari Kamis malam, Israhel mengumumkan bahwa militernya membunuh pemimpin Ham*s Yahya Sinwar di lingkungan Tal al-Sultan di Rafah.
Ham*s belum memberikan konfirmasi mengenai pembunuhan tersebut, namun Israel mengatakan bahwa mereka mengidentifikasi jenazah Sinwar menggunakan tes DNA. Belakangan, Israel merilis rekaman drone yang konon menunjukkan momen terakhir pemimpin Ham*s tersebut, di mana ia ditemukan mengenakan pakaian militer dan lengannya terputus.
Rekaman tersebut serta deskripsi Israel tentang pembunuhannya bertentangan dengan klaim Israhel bahwa Sinwar bersembunyi di antara tawanan Israhel di sistem terowongan rumit Ham*s di bawah Gaza.
Source: Middle East Eye
hasbunallah wanikmal wakil
__
ππΌ Follow IGΒ @amalproduktif
π± Share dan tebar manfaat seluas-luasnya
#palestineπ΅πΈ #breakingnews #yahyasinwar #gaza
Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami
Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.


