Publikasi & Dokumentasi • Ekosistem Amal Produktif

Pagi ini, di sebuah rumah sederhana di Deer Al Balah, dua bayi kembar yang baru berusia 4 hari, Asir...

Dipublikasikan pada 14 Agustus 2024 • Kode Arsip Dokumentasi: C-pmPo2SzXS • ♥ 2.558 Likes

Lokasi / Wilayah Program
Jalur Gaza, Palestina
Sasaran Penerima Manfaat
Masyarakat Luas, Donatur & Penerima Manfaat ZISWAF
Standar Akuntabilitas
Yayasan Amal Produktif Indonesia (STBPN BWI No. 3.3.00386 • Audited KAP WTP)
Arsip Resmi Terverifikasi @amalproduktif (1.446 Dokumentasi)

Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan

Pagi ini, di sebuah rumah sederhana di Deer Al Balah, dua bayi kembar yang baru berusia 4 hari, Asir dan Asiel, bersama ibu mereka, Dr. Jumana, dan nenek mereka, Syahid, menjadi korban serangan udara yang menghancurkan. Hidup mereka yang baru dimulai, terenggut dalam sekejap oleh kekerasan yang tak kenal belas kasihan.

Hati seorang ayah hancur seketika ketika dengan penuh kebahagiaan ia pergi untuk mengurus akta kelahiran kedua buah hatinya. Namun, kebahagiaan itu berubah menjadi duka yang mendalam saat ia pulang dan menemukan seluruh keluarganya telah tiada, syahid dalam Ser*ng*n yang kejam ini.

Dunia ini tak akan pernah bisa memahami sepenuhnya betapa pilu rasa kehilangan ini. Di balik setiap nyawa yang hilang, ada kisah cinta, harapan, dan masa depan yang telah direnggut dengan kejam. Semoga Allah menerima mereka sebagai syuhada dan memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.

👉🏼 Follow IG @amalproduktif 🌱 Share dan tebar manfaat seluas-luasnya

Barakallahu fiikum🤲

Ringkasan Metadata Publikasi
Kode Dokumentasi IG: C-pmPo2SzXS (CAROUSEL_ALBUM)
Tanggal Publikasi: 14 Agustus 2024
Apresiasi Publik: ♥ 2.558 Likes • 141 Komentar
Pilar Program: Literasi ZISWAF & Rekam Jejak Lembaga
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (C-pmPo2SzXS) Buka / Tutup
Pagi ini, di sebuah rumah sederhana di Deer Al Balah, dua bayi kembar yang baru berusia 4 hari, Asir dan Asiel, bersama ibu mereka, Dr. Jumana, dan nenek mereka, Syahid, menjadi korban serangan udara yang menghancurkan. Hidup mereka yang baru dimulai, terenggut dalam sekejap oleh kekerasan yang tak kenal belas kasihan.
Hati seorang ayah hancur seketika ketika dengan penuh kebahagiaan ia pergi untuk mengurus akta kelahiran kedua buah hatinya. Namun, kebahagiaan itu berubah menjadi duka yang mendalam saat ia pulang dan menemukan seluruh keluarganya telah tiada, syahid dalam Ser*ng*n yang kejam ini.
Dunia ini tak akan pernah bisa memahami sepenuhnya betapa pilu rasa kehilangan ini. Di balik setiap nyawa yang hilang, ada kisah cinta, harapan, dan masa depan yang telah direnggut dengan kejam. Semoga Allah menerima mereka sebagai syuhada dan memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.
_
👉🏼 Follow IG @amalproduktif
🌱 Share dan tebar manfaat seluas-luasnya
Barakallahu fiikum🤲
#gaza #palestina #palestine #saveplestine #freepalestine #palestine🇵🇸
4 Lapis Verifikasi Terbuka

Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami

Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.

Eksplorasi Publikasi

Kabar & Artikel Lainnya

Lihat Semua Artikel
Kami masih trauma...
12 Sep 2026

Kami masih trauma...

“Kami masih trauma...” Gempa mungkin hanya berlangsung beberapa detik, tetapi rasa takut yang ditinggalkannya bisa bertahan jauh lebih lama. Di Kampung Dupa, Compang Soba, Manggarai Timur, NTT, sebagian...

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!
27 Feb 2026

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!

🚨 Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang! Bayangkan betapa menyedihkannya harus sahur dan berbuka hanya dengan belalang. 😢💔 Bukan karena pilihan, tetapi karena tidak ada lagi yang bisa dimakan. Mungkin...