Laporan Infrastruktur • Masjid, Jembatan & Sarana Ibadah

PERNYATAAN SIKAP !!

Dipublikasikan pada 12 Juli 2023 • Kode Arsip Dokumentasi: CulcdVaLgpm • ♥ 2.217 Likes

Lokasi / Wilayah Program
Nusantara & Kawasan Program
Sasaran Penerima Manfaat
Jamaah Masjid & Masyarakat Desa Pelosok Nusantara
Standar Akuntabilitas
Klaster Program Infrastruktur Indonesia (Audited KAP WTP)
Arsip Resmi Terverifikasi @amalproduktif (1.446 Dokumentasi)

Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan

!!️ PERNYATAAN SIKAP !!️

Amal Produktif dengan tegas menyampaikan PENOLAKAN terhadap rencana Gerakan “ASEAN Queer Advocacy Week” yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 17-21 Juli 2023. Kami memiliki beberapa alasan kuat yang mendasari penolakan sikap kami terhadap agenda tersebut.

1. Agenda tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku di Indonesia

Sebagai sebuah negara yang mayoritas penduduknya menganut agama Islam. Indonesia memilki nilai-nilai dan keyakinan yang kuat terkait dengan etika dan moralitas mayoritas tersebut. Gerakan “ASEAN Queer Advocacy Week” jelas tidak sejalan dengan nilai-nilai ini. Beberapa contoh nilai-nilai yang berlaku di Indonesia adalah menghargai keluarga sebagai unit terkecil masyarakat, serta penolakan terhadap praktik-praktik yang dianggap menyimpang seperti homoseksualitas dan transeksualitas.

2. Agenda tersebut merupakan sarana penyimpangan kodrat dan sarana promosi LGBT+

Gerakan “ASEAN Queer Advocacy Week” memberikan platform bagi individu dan kelompok yang berperan dalam penyimpangan seksual. Dalam mempromosikan keberagaman dan kesetaraan, kami percaya bahwa harus ada batasan yang jelas dan prinsip-prinsip moral yang tidak boleh dilewati. Menerima dan mendukung agenda tersebut berarti mendukung praktik-praktik yang dianggap melanggar norma-norma sosial dan moral yang ada.

3. Berpotensi merusal moral masyarakat

Kami khawatir bahwa agenda “ASEAN Queer Advocacy Week” dapat memiliki dampak negatif yang signifikan pada moral dan nilai-nilai masyarakat Indonesia. Agenda ini bisa mempengaruhi pandangan dan sikap generasi muda terhadap seksualitas dan identitas gender, yang pada gilirannya dapat merusak tatanan sosial yang sudah ada. Masyarakat Indonesia telah menghargai dan menjungjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan, dan agenda seperti ini dapat mengaburkan pemahaman mereka tentang pentingnya keluarga sebagai pondasi yang kuat bagi keberlangsungan masyarakat.

Kami mendorong seluruh elemen masyarakat yang peduli dengan keutuhan moral dan nilai-nilai yang berlaku di Indonesia untuk mempertimbangkan dampak yang lebih luas jika agenda tersebut tetap dilaksanakan.

Juli 2023

Ringkasan Metadata Publikasi
Kode Dokumentasi IG: CulcdVaLgpm (CAROUSEL_ALBUM)
Tanggal Publikasi: 12 Juli 2023
Apresiasi Publik: ♥ 2.217 Likes • 215 Komentar
Pilar Program: Infrastruktur & Ekspedisi Pelosok
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (CulcdVaLgpm) Buka / Tutup
‼️ 𝐏𝐄𝐑𝐍𝐘𝐀𝐓𝐀𝐀𝐍 𝐒𝐈𝐊𝐀𝐏 ‼️
Amal Produktif dengan tegas menyampaikan PENOLAKAN terhadap rencana Gerakan “ASEAN Queer Advocacy Week” yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 17-21 Juli 2023. Kami memiliki beberapa alasan kuat yang mendasari penolakan sikap kami terhadap agenda tersebut.
1. Agenda tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku di Indonesia
Sebagai sebuah negara yang mayoritas penduduknya menganut agama Islam. Indonesia memilki nilai-nilai dan keyakinan yang kuat terkait dengan etika dan moralitas mayoritas tersebut. Gerakan “ASEAN Queer Advocacy Week” jelas tidak sejalan dengan nilai-nilai ini. Beberapa contoh nilai-nilai yang berlaku di Indonesia adalah menghargai keluarga sebagai unit terkecil masyarakat, serta penolakan terhadap praktik-praktik yang dianggap menyimpang seperti homoseksualitas dan transeksualitas.
2. Agenda tersebut merupakan sarana penyimpangan kodrat dan sarana promosi LGBT+
Gerakan “ASEAN Queer Advocacy Week” memberikan platform bagi individu dan kelompok yang berperan dalam penyimpangan seksual. Dalam mempromosikan keberagaman dan kesetaraan, kami percaya bahwa harus ada batasan yang jelas dan prinsip-prinsip moral yang tidak boleh dilewati. Menerima dan mendukung agenda tersebut berarti mendukung praktik-praktik yang dianggap melanggar norma-norma sosial dan moral yang ada.
3. Berpotensi merusal moral masyarakat
Kami khawatir bahwa agenda “ASEAN Queer Advocacy Week” dapat memiliki dampak negatif yang signifikan pada moral dan nilai-nilai masyarakat Indonesia. Agenda ini bisa mempengaruhi pandangan dan sikap generasi muda terhadap seksualitas dan identitas gender, yang pada gilirannya dapat merusak tatanan sosial yang sudah ada. Masyarakat Indonesia telah menghargai dan menjungjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan, dan agenda seperti ini dapat mengaburkan pemahaman mereka tentang pentingnya keluarga sebagai pondasi yang kuat bagi keberlangsungan masyarakat.
Kami mendorong seluruh elemen masyarakat yang peduli dengan keutuhan moral dan nilai-nilai yang berlaku di Indonesia untuk mempertimbangkan dampak yang lebih luas jika agenda tersebut tetap dilaksanakan.
Juli 2023
#tolakpenyimpangan
4 Lapis Verifikasi Terbuka

Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami

Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.

Eksplorasi Publikasi

Kabar & Artikel Lainnya

Lihat Semua Artikel
Kami masih trauma...
12 Sep 2026

Kami masih trauma...

“Kami masih trauma...” Gempa mungkin hanya berlangsung beberapa detik, tetapi rasa takut yang ditinggalkannya bisa bertahan jauh lebih lama. Di Kampung Dupa, Compang Soba, Manggarai Timur, NTT, sebagian...

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!
27 Feb 2026

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!

🚨 Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang! Bayangkan betapa menyedihkannya harus sahur dan berbuka hanya dengan belalang. 😢💔 Bukan karena pilihan, tetapi karena tidak ada lagi yang bisa dimakan. Mungkin...