Shihab al-Din Ahmad ibn Majid al-Najid
Dipublikasikan pada 2 Februari 2023 • Kode Arsip Dokumentasi: CoJnPojMJN5 • ♥ 968 Likes
Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan
Shihab al-Din Ahmad ibn Majid al-Najid
Ibnu Majid terlahir di Julphar, sekarang dikenal Ras Al Khaimah, yang berada di salah satu dari tujuh kota Uni Emirat Arab.
Ia dikenal sebagai Singa Laut karena warisan besar literatur tentang pelayaran yang ia tinggalkan. Di antara banyak buku tentang oseanografi, bukunya yang berjudul al-Fawa'id fi Usul `Ilm al-Bahr wa 'l-Qawa'id (Buku Informasi yang Berguna tentang Dasar-dasar dan Aturan Navigasi) ini berisi tentang sebuah ensikolpedia navigasi yang memaparkan sejarah dan prinsip dasar navigasi, letak bulan, serta garis-garis mata kompas.
Buku ini juga mengupas tentang perbedaan pantai serta lautan terbuka. Selain itu, buku itu juga berisi lokasi pelabuhan mulai dari Afrika Timur hingga ke Indonesia. Dalam buku ini juga dibahas tentang posisi bintang dan berbagai macam angin yang bisa ditemui seorang navigatir profesional dalam sebuah ekspedisi pelayaran. Dan buku ini dinilai sebagai karya terbesar yang ditulisnya.
Dunia maritim bukanlah hal asing bagi Ibnu Majid. Sejak kecil, lautan sudah menjadi bagian hidupnya karena ia tumbuh dari keluarga pelaut. Tak heran jika pada usia 17 tahun, Ibnu Majid sudah sangat mahir mengemudikan kapal laut. Keluarganya berasal dari Najd di Semenanjung Arab dan darah pelaut mengalir dalam dirinya. Kakek dan ayahnya adalah pelaut dan ayahnya bahkan pernah menulis buku tentang navigasi di sekitar lautan Hijaz.
Kisah hidupnya tetap tercatat dengan tinta emas dalam sejarah, sebagai simbol keberanian, keahlian, dan keteguhan hati.
🧟♂️ VO & Editor : @adityaabuarslan
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (CoJnPojMJN5) Buka / Tutup
Ibnu Majid terlahir di Julphar, sekarang dikenal Ras Al Khaimah, yang berada di salah satu dari tujuh kota Uni Emirat Arab.
Ia dikenal sebagai Singa Laut karena warisan besar literatur tentang pelayaran yang ia tinggalkan. Di antara banyak buku tentang oseanografi, bukunya yang berjudul al-Fawa'id fi Usul `Ilm al-Bahr wa 'l-Qawa'id (Buku Informasi yang Berguna tentang Dasar-dasar dan Aturan Navigasi) ini berisi tentang sebuah ensikolpedia navigasi yang memaparkan sejarah dan prinsip dasar navigasi, letak bulan, serta garis-garis mata kompas.
Buku ini juga mengupas tentang perbedaan pantai serta lautan terbuka. Selain itu, buku itu juga berisi lokasi pelabuhan mulai dari Afrika Timur hingga ke Indonesia. Dalam buku ini juga dibahas tentang posisi bintang dan berbagai macam angin yang bisa ditemui seorang navigatir profesional dalam sebuah ekspedisi pelayaran. Dan buku ini dinilai sebagai karya terbesar yang ditulisnya.
Dunia maritim bukanlah hal asing bagi Ibnu Majid. Sejak kecil, lautan sudah menjadi bagian hidupnya karena ia tumbuh dari keluarga pelaut. Tak heran jika pada usia 17 tahun, Ibnu Majid sudah sangat mahir mengemudikan kapal laut. Keluarganya berasal dari Najd di Semenanjung Arab dan darah pelaut mengalir dalam dirinya. Kakek dan ayahnya adalah pelaut dan ayahnya bahkan pernah menulis buku tentang navigasi di sekitar lautan Hijaz.
Kisah hidupnya tetap tercatat dengan tinta emas dalam sejarah, sebagai simbol keberanian, keahlian, dan keteguhan hati.
🧟♂️ VO & Editor : @adityaabuarslan
#sejarah #sejarahislam #islamichistory #reels
Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami
Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.


