Laporan Kemanusiaan Global • Palestina & Dunia Islam

Dalam Kitab Al-Jami' li Mufradatil Adwiyah wa Al-Aghdziyah terdapat ensiklopedia tumbuhan yang...

Dipublikasikan pada 4 Februari 2023 • Kode Arsip Dokumentasi: CoOeZd2uOSZ • ♥ 3 Likes

Lokasi / Wilayah Program
Perbatasan Suriah & Turki
Sasaran Penerima Manfaat
Keluarga Penyintas, Anak-Anak & Pengungsi Kemanusiaan Global
Standar Akuntabilitas
Klaster Penyaluran Kemanusiaan Timur Tengah & Global (Audited KAP WTP)
Arsip Resmi Terverifikasi @amalproduktif (1.446 Dokumentasi)

Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan

Dalam Kitab Al-Jami' li Mufradatil Adwiyah wa Al-Aghdziyah terdapat ensiklopedia tumbuhan yang mencakup sekitar 1400 item, terutama tumbuhan obat dan sayur-mayur, termasuk 200 tumbuhan yang sebelumnya belum dikenal jenisnya. Buku ini juga dirujuk oleh 150 penulis, mayoritas dari Arab, dan dikutip oleh lebih dari 20 ilmuwan Yunani sebelum diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan diterbitkan pada tahun 1758.

Ibnu Baitar mempersembahkan karya kedua yang sangat memukau, yaitu Kitab al-Mughni fi al-Adwiya al-Mufrada. Buku ini merupakan ensiklopedia obat-obatan yang kaya akan informasi. Terdapat obat bius yang disertakan dalam daftar obat-obatan yang berkhasiat untuk terapi. Dalam kitab tersebut, Al-Baitar juga membahas berbagai manfaat khasiat tanaman bagi kesehatan manusia melalui 20 bab yang terdapat di dalamnya.

Dan juga terdapat Mizan al-Tabib (The Physician's Balance), Al-Ibana wa Al-I'lam 'ala ma fi Al-Minhaj min Al-Khalal wa Al-Awham, sebuah analisis kritis Al-Baitar terhadap ilmu farmasi sebelumnya, Minhaj al-Bayan fi ma yasta'miluhu al-Insan yang diterbitkan oleh Abu Ali Yahya ibn Jazla al-Baghdadi (493 H/1100 M) serta Al-Af'al al-Ghariba wa al-Khawas al-'Ajiba.

Karya-karyanya yang mempengaruhi perkembangan botani dan kedokteran, baik di Eropa maupun Asia.

Ia berhasil menemukan ramuan herba bernama Hindiba yang mampu mengobati kanker. Ramuan Hindiba ini terbukti memiliki kandungan zat anti-kanker yang efektif dalam mengatasi ketumbuhan dan gangguan neoplastik.

Prof. Nil Sari, Ketua Jabatan Sejarah dan Etika Universitas Istanbul, Turki, melalui karyanya "Hindiba: A Drug for Cancer Treatment in Muslim Heritage", membuktikan khasiat dan kebenaran ramuan Hindiba yang ditemukan oleh al-Baitar. Bersama sejumlah doktor lainnya, ia melakukan pengujian ilmiah dan mempatentkan Hindiba.

Menurut Prof. Nil Sari, ramuan ini sudah dikenal oleh para ahli pengobatan (pharmacologis) dan herbalis Muslim. Umat Muslim sudah menggunakan ramuan ini untuk menyembuhkan kanker jauh sebelum doktor di dunia Barat menemukannya.

Ibnu Al-Baitar wafat di Damaskus pada tahun 1248. Ia dikenang oleh dunia sebagai salah satu tokoh berpengaruh besar dalam perkembangan ilmu botani.

Ringkasan Metadata Publikasi
Kode Dokumentasi IG: CoOeZd2uOSZ (VIDEO)
Tanggal Publikasi: 4 Februari 2023
Apresiasi Publik: ♥ 3 Likes • 7 Komentar
Pilar Program: Misi Kemanusiaan Global
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (CoOeZd2uOSZ) Buka / Tutup
Dalam Kitab Al-Jami' li Mufradatil Adwiyah wa Al-Aghdziyah terdapat ensiklopedia tumbuhan yang mencakup sekitar 1400 item, terutama tumbuhan obat dan sayur-mayur, termasuk 200 tumbuhan yang sebelumnya belum dikenal jenisnya. Buku ini juga dirujuk oleh 150 penulis, mayoritas dari Arab, dan dikutip oleh lebih dari 20 ilmuwan Yunani sebelum diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan diterbitkan pada tahun 1758.
Ibnu Baitar mempersembahkan karya kedua yang sangat memukau, yaitu Kitab al-Mughni fi al-Adwiya al-Mufrada. Buku ini merupakan ensiklopedia obat-obatan yang kaya akan informasi. Terdapat obat bius yang disertakan dalam daftar obat-obatan yang berkhasiat untuk terapi. Dalam kitab tersebut, Al-Baitar juga membahas berbagai manfaat khasiat tanaman bagi kesehatan manusia melalui 20 bab yang terdapat di dalamnya.
Dan juga terdapat Mizan al-Tabib (The Physician's Balance), Al-Ibana wa Al-I'lam 'ala ma fi Al-Minhaj min Al-Khalal wa Al-Awham, sebuah analisis kritis Al-Baitar terhadap ilmu farmasi sebelumnya, Minhaj al-Bayan fi ma yasta'miluhu al-Insan yang diterbitkan oleh Abu Ali Yahya ibn Jazla al-Baghdadi (493 H/1100 M) serta Al-Af'al al-Ghariba wa al-Khawas al-'Ajiba.
Karya-karyanya yang mempengaruhi perkembangan botani dan kedokteran, baik di Eropa maupun Asia.
Ia berhasil menemukan ramuan herba bernama Hindiba yang mampu mengobati kanker. Ramuan Hindiba ini terbukti memiliki kandungan zat anti-kanker yang efektif dalam mengatasi ketumbuhan dan gangguan neoplastik.
Prof. Nil Sari, Ketua Jabatan Sejarah dan Etika Universitas Istanbul, Turki, melalui karyanya "Hindiba: A Drug for Cancer Treatment in Muslim Heritage", membuktikan khasiat dan kebenaran ramuan Hindiba yang ditemukan oleh al-Baitar. Bersama sejumlah doktor lainnya, ia melakukan pengujian ilmiah dan mempatentkan Hindiba.
Menurut Prof. Nil Sari, ramuan ini sudah dikenal oleh para ahli pengobatan (pharmacologis) dan herbalis Muslim. Umat Muslim sudah menggunakan ramuan ini untuk menyembuhkan kanker jauh sebelum doktor di dunia Barat menemukannya.
Ibnu Al-Baitar wafat di Damaskus pada tahun 1248. Ia dikenang oleh dunia sebagai salah satu tokoh berpengaruh besar dalam perkembangan ilmu botani.
4 Lapis Verifikasi Terbuka

Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami

Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.

Eksplorasi Publikasi

Kabar & Artikel Lainnya

Lihat Semua Artikel
Kami masih trauma...
12 Sep 2026

Kami masih trauma...

“Kami masih trauma...” Gempa mungkin hanya berlangsung beberapa detik, tetapi rasa takut yang ditinggalkannya bisa bertahan jauh lebih lama. Di Kampung Dupa, Compang Soba, Manggarai Timur, NTT, sebagian...

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!
27 Feb 2026

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!

🚨 Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang! Bayangkan betapa menyedihkannya harus sahur dan berbuka hanya dengan belalang. 😢💔 Bukan karena pilihan, tetapi karena tidak ada lagi yang bisa dimakan. Mungkin...