Dokumentasi Lapangan • Wakaf Air Bersih & Sanitasi

Salah satu kisah kedermawanan yang patut kita jadikan teladan adalah kisah sahabat Utsman bin Affan...

Dipublikasikan pada 2 Juli 2020 • Kode Arsip Dokumentasi: CCH9eTVnPBT • ♥ 59 Likes

Lokasi / Wilayah Program
Nusantara & Kawasan Program
Sasaran Penerima Manfaat
Masyarakat & Jamaah Wilayah Krisis Air Bersih
Standar Akuntabilitas
Portofolio Wakaf Air Bersih (Rasio SROI 1 : 4,11 • Audited KAP WTP)
Arsip Resmi Terverifikasi @amalproduktif (1.446 Dokumentasi)

Laporan & Catatan Dokumentasi Lapangan

Salah satu kisah kedermawanan yang patut kita jadikan teladan adalah kisah sahabat Utsman bin Affan radhiallahu ‘anhu. yang mengharap pahala akhirat dari amalan-amalannya adalah sbb :

Menghibahkan Utang Seseorang karena Keshalehannya

Diriwayatkan dari Ibnu Jarir bahwa Thalhah datang menemui Utsman bin Affan di luar masjid dan berkata kepada beliau, “Uang 50.000 yang dulu aku pinjam sekarang sudah ada, kirimlah utusanmu untuk datang mengambilnya.” Utsman menjawab, “Uang tersebut sudah kami hibahkan untukmu karena kepahlawananmu.” (al-Bidayah wa an-Nihayah) . Membeli Sumur Untuk Kepentingan Kaum Muslimin

Tatkala rombongan kaum Muhajirin sampai di Madinah, mereka sangat membutuhkan air. Di sana terdapat mata air yang disebut sumur rumah milik seorang laki-laki dari bani Ghifar. Laki-laki itu biasa menjual satu qirbah (kantong dari kulit) air dengan satu mud makanan. Melihat hal ini, Rasulullah bertanya kepadanya, “Sudikah kamu menjualnya dengan ganti satu mata air di surga?” Laki-laki itu menjawab, “Wahai Rasulullah, aku tidak punya apa-apa lagi selain sumber air ini. Dan aku tidak bisa menjualnya memenuhi permintaan Anda.”

Pembicaraan tersebut didengar Utsman bin Affan. Tidak lama kemudian, ia membeli sumur tersebut dengan harga 35.000 dirham. Selanjutnya, dia menemui Nabi dan bertanya, “Akankah aku mendapatkan mata air di surga seperti yang Anda janjikan kepada laki-laki dari bani Ghifar tadi?” Beliau menjawab, “Tentu” Utsman pun berkata, “Kalau begitu, biarlah aku yang membelinya, dan aku mewakafkan untuk kaum muslimin.” (Siyar A’lamin Nubala, 2/569).

Utsman bin Affan benar-benar mengharapkan pahala akhirat dari pemberian yang ia lakukan.

_____________________ Follow : @amal.produktif

Ringkasan Metadata Publikasi
Kode Dokumentasi IG: CCH9eTVnPBT (CAROUSEL_ALBUM)
Tanggal Publikasi: 2 Juli 2020
Apresiasi Publik: ♥ 59 Likes • 0 Komentar
Pilar Program: Wakaf Air Bersih & Sumur Bor
📄 Arsip Utuh Takarir (Caption) Asli Instagram @amalproduktif (CCH9eTVnPBT) Buka / Tutup
Salah satu kisah kedermawanan yang patut kita jadikan teladan adalah kisah sahabat Utsman bin Affan radhiallahu ‘anhu. yang mengharap pahala akhirat dari amalan-amalannya adalah sbb :
Menghibahkan Utang Seseorang karena Keshalehannya
Diriwayatkan dari Ibnu Jarir bahwa Thalhah datang menemui Utsman bin Affan di luar masjid dan berkata kepada beliau, “Uang 50.000 yang dulu aku pinjam sekarang sudah ada, kirimlah utusanmu untuk datang mengambilnya.” Utsman menjawab, “Uang tersebut sudah kami hibahkan untukmu karena kepahlawananmu.” (al-Bidayah wa an-Nihayah)
.
Membeli Sumur Untuk Kepentingan Kaum Muslimin
Tatkala rombongan kaum Muhajirin sampai di Madinah, mereka sangat membutuhkan air. Di sana terdapat mata air yang disebut sumur rumah milik seorang laki-laki dari bani Ghifar. Laki-laki itu biasa menjual satu qirbah (kantong dari kulit) air dengan satu mud makanan. Melihat hal ini, Rasulullah bertanya kepadanya, “Sudikah kamu menjualnya dengan ganti satu mata air di surga?” Laki-laki itu menjawab, “Wahai Rasulullah, aku tidak punya apa-apa lagi selain sumber air ini. Dan aku tidak bisa menjualnya memenuhi permintaan Anda.”
Pembicaraan tersebut didengar Utsman bin Affan. Tidak lama kemudian, ia membeli sumur tersebut dengan harga 35.000 dirham. Selanjutnya, dia menemui Nabi dan bertanya, “Akankah aku mendapatkan mata air di surga seperti yang Anda janjikan kepada laki-laki dari bani Ghifar tadi?” Beliau menjawab, “Tentu” Utsman pun berkata, “Kalau begitu, biarlah aku yang membelinya, dan aku mewakafkan untuk kaum muslimin.” (Siyar A’lamin Nubala, 2/569).
Utsman bin Affan benar-benar mengharapkan pahala akhirat dari pemberian yang ia lakukan.
_____________________
Follow : @amal.produktif
#amalproduktif #ustadzabdulsomad #ustadadihidayat #ustadhananattaki #sedekah #poster #motivationalquotes #müslüman #kajian #kajianislam
4 Lapis Verifikasi Terbuka

Telusuri Dampak & Laporan Audit Keuangan Kami

Setiap program Yayasan Amal Produktif Indonesia didukung bukti dokumentasi lapangan, pencatatan Buku Besar ERP, dan Audit KAP Opini WTP 4 tahun berturut-turut.

Eksplorasi Publikasi

Kabar & Artikel Lainnya

Lihat Semua Artikel
Kami masih trauma...
12 Sep 2026

Kami masih trauma...

“Kami masih trauma...” Gempa mungkin hanya berlangsung beberapa detik, tetapi rasa takut yang ditinggalkannya bisa bertahan jauh lebih lama. Di Kampung Dupa, Compang Soba, Manggarai Timur, NTT, sebagian...

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!
27 Feb 2026

Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang!

🚨 Sudan: Sahur dan Berbuka dengan Belalang! Bayangkan betapa menyedihkannya harus sahur dan berbuka hanya dengan belalang. 😢💔 Bukan karena pilihan, tetapi karena tidak ada lagi yang bisa dimakan. Mungkin...