Renovasi Masjid Al-Hidayah di Kampung Cidahu, Garut

Laporan Progres Pembangunan

Merajut Asa di Reruntuhan: Renovasi Masjid Al-Hidayah Garut

Kampung Cidahu, Bungbulang, Kab. Garut

Masjid Al-Hidayah bukan sekadar tempat ibadah biasa bagi warga Kampung Cidahu. Dibangun secara swadaya pada tahun 1990, masjid ini telah menjadi saksi bisu tumbuh kembangnya generasi Qur'ani di desa ini. Sayangnya, kondisi geografis dan pergeseran tanah membuat lantai masjid tak lagi simetris, dindingnya retak parah, dan struktur utamanya terancam rubuh.

Kondisi Darurat: Anak-anak yang biasa menghabiskan sore hari mereka untuk mengaji kini terpaksa diungsikan ke rumah-rumah warga. Bangunan masjid dinilai sangat membahayakan keselamatan nyawa mereka jika terus digunakan.

50 Orang

Kapasitas Jamaah & Santri

Rp 110 Juta

Kebutuhan Dana Penyelesaian

Berjalan

Status Pembangunan

Proyeksi Dampak Sosial (ASIV)

Pemenuhan dana penyelesaian sebesar Rp 110.000.000 bukan sekadar tentang mendirikan dinding dan atap. Dalam kacamata ekonomi keumatan yang konservatif, investasi sosial ini memiliki efek pengganda (multiplier effect) yang sangat kuat.

Dengan terbangunnya kembali fasilitas ini, kita mengamankan ruang aman bagi pendidikan moral dan agama untuk 50 anak dan warga selama sedikitnya 15-20 tahun ke depan. Kita mencegah potensi "putus mengaji" pada anak-anak pelosok, mengembalikan pusat kohesi sosial warga, serta menghidupkan kembali perputaran ekonomi mikro di sekitar area masjid saat kajian berlangsung. Nilai valuasi dampak (SROI) yang diproyeksikan mencapai 1 : 3.0, yang berarti setiap rupiah yang diwakafkan akan bertumbuh menjadi tiga kali lipat nilai manfaat sosial, pendidikan, dan kesejahteraan komunal di Kampung Cidahu.

Pembangunan ini masih jauh dari kata selesai. Mari dukung ikhtiar perbaikan ini agar anak-anak Kampung Cidahu bisa kembali melantunkan ayat suci Al-Qur'an dengan rasa aman di masjid kebanggaan mereka.

"Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga."

— HR. Ibnu Majah no. 738 (Sanad Shahih)